APA ITU FOTOGRAFI ?
Saya berpendapat "Fotografi" adalah Seni
Selanjutnya karya foto adalah karya cipta yang berasal dari rekaman keadaan yang secara realistis ada (subjek) atau kasat mata, karya foto tidak seperti karya lukis dimana si pencipta dapat menciptakan atau melakukan transformasi dari apa yang dilihatnya atau dirasakannya. Hal ini serupa yang juga dikatakan seniman Adi Wicaksono dalam papernya "Realitas dalam makna fotografi" mengatakan bahwa foto adalah representasi ulang dunia objek atau kenyataan, menampilkan, mempersembahkan utuh kenyataan. Tapi bukan itu yang menjadikan karya foto adalah seni. Melainkan yang menjadikan fotografi seni adalah inspirasi sendiri dari fotografer tersebut sehingga tercipta sebuah karya fotografi yang sempurna. Bagi para fotografer pemula saya bersaran anda membaca tautan berikut ini
SARAN BUAT PEMULA
1. Belajar menggunakan tekhnik FULL AUTO dulu agar tidak kebingungan saat menggunakan tekhnik "Manual" maupun "Auto Manual".
2.. Belajar "Angle". Angle adalah sudut bidik atau sudut pengambilan gambar yang pas, tepat untuk menghasilkan sebuah karya fotografi.
3. Kembangkan ide-ide agar pada saat memotret mempunyai sebuah komposisi foto dimana ide-ide itu sendiri akan muncul.
4. Setelah proses pertama, kedua, ketiga berhasil, baru mengenal komposisi. komposisi biasanya cenderung kepada bagian warna foto. Agar warna foto terlihat lebih bagus maka harus menggunakan tekhnik manual ataupun auto manual.
A. Pengertian Aperture, Shutter dan ISO
B. Auto Manual adalah mode foto yang menggunakan mode AV (AperturePriority) TV (ShutterPriority) dan P (Program AE) dimana ketiga mode tersebut sama yang membedakan adalah jika AV kita hanya perlu mengatur Aperture (F) dan ISO saja sedangkan Shutter speed sudah diatur oleh kamera sedangkan pada mode TV sebaliknya kita hanya perlu mengatur Shutter speed dan ISO saja sedangkan Aperture sudah diatur oleh kamera. Lain halnya dengan mode P, Shuter speed dan Aperture sudah diatur kamera kita hanya perlu mengatur ISO saja.
2.. Belajar "Angle". Angle adalah sudut bidik atau sudut pengambilan gambar yang pas, tepat untuk menghasilkan sebuah karya fotografi.
3. Kembangkan ide-ide agar pada saat memotret mempunyai sebuah komposisi foto dimana ide-ide itu sendiri akan muncul.
4. Setelah proses pertama, kedua, ketiga berhasil, baru mengenal komposisi. komposisi biasanya cenderung kepada bagian warna foto. Agar warna foto terlihat lebih bagus maka harus menggunakan tekhnik manual ataupun auto manual.
A. Pengertian Aperture, Shutter dan ISO
a. Aperture adalah kadar bukaan cahaya yang mengawal kemasukan
cahaya kepada image sensor. Semakin besar aperture maka semakin banyak cahaya
yang dipantulkan atau semakin gelap. Aperture disimbolkan f sebagai contoh
f/5.6
b.
B. Auto Manual adalah mode foto yang menggunakan mode AV (AperturePriority) TV (ShutterPriority) dan P (Program AE) dimana ketiga mode tersebut sama yang membedakan adalah jika AV kita hanya perlu mengatur Aperture (F) dan ISO saja sedangkan Shutter speed sudah diatur oleh kamera sedangkan pada mode TV sebaliknya kita hanya perlu mengatur Shutter speed dan ISO saja sedangkan Aperture sudah diatur oleh kamera. Lain halnya dengan mode P, Shuter speed dan Aperture sudah diatur kamera kita hanya perlu mengatur ISO saja.
C. Lebih sulit lagi menggunakan Manual kita harus mengatur sendiri Aperture, Shutter dan juga ISO. kebanyakan fotografer lebih menggunakan mode AV dan TV. selain efisien fotografer juga perlu memburu moment. Biasanya mode Manual digunakan pada saat foto studio.